Monday, March 21, 2011
Kinar dan Saga
Kamu dimana Ga?
Ini adalah pesan singkat kelima yang masuk ke handphone Saga. Pesan dari Kinar, seorang gadis yang sudah 6 tahun belakangan menjadi kekasihnya. Orangtua Saga dan Kinar berteman dekat sehingga sejak kecil mereka sudah berteman sampai akhirnya pada akhir semester di SMA mereka mulai dijodohkan. Kinar gadis yang cantik, baik dan perhatian, tidak sulit bagi Saga untuk jatuh cinta pada Kinar. Ditambah lagi Kinar sangat mendukung karir Saga dibidang musik.
Latihan band, Sayang. Nanti kalo udah selesai aku kabarin yah
Saga segera membalas pesan singkat Kinar, sebelum gadisnya memberondongnya dengan puluhan sms lainnya.
Ok sayang, semangat ya!
Balasan dari Kinar pun kembali masuk ke handphone Saga.
Ah Kinar…maafkan aku, kalau saja kamu tau aku sedang berkencan…
***
KINAR
“Saga kenapa ya Na? Belakangan ini sikapnya agak aneh deh” curhat Kinar pada Luna, sahabatnya.
Luna mematikan hairdryernya dan menatap Kinar
“Aneh kenapa? Bukannya Saga emang udah aneh ya?!” ujar Kinar sambil menyisir rambutnya.
“Ga tau ya Na. Gue ngerasa ada sesuatu yang gue gak tau. Tatapan mata Saga tu berubah Na” ujar Kinar lagi.
“Kenapa matanya? Memerah? Pupil membesar? Atau bulu mata semakin lentik?! Kinar…Kinar…kayaknya lo butuh liburan deh” jawab Luna.
“Serius Na! Ada yang beda dari Saga!” kata Kinar dengan cemberut.
Luna menangkan kerutan wajah sahabat baiknya itu.
“Nar, gak ada yang berubah dari Saga. Saga yang gue kenal tetep tengil, tetep cuek dan tetep sayang sama sahabatu gue yang satu ini” ujar Luna menecolek dagu sahabatnya.
“Iya kali ya Nar, gue terlalu khawatir” ujar Kinar tertunduk lemas.
BIP BIP!
Sebuah pesan masuk ke handphone Kinar. Pesan balasan dari Saga. Dan Kinar kembali tersenyum.
***
SAGA
Saga membongkar lemari bajunya, mencari uang yang waktu itu pernah Ia selipkan diantara tumpukan pakaiannya. Hari ini Ia akan kembali berkencan dengannya dan Kinar tidak boleh mengetahui hal ini. Dia berbeda dari Kinar, dengannya aku merasa tenang. Ia mampu memberikanku semangat berlebih, menghilangkan semua kepenatan dan seperti membuat semua masalahku hilang. Denganya seperti menari di atas awan, semua tenang semua nyaman. aku bisa tertawa seharian tanpa peduli semua masalahku. Aku memanggilnya Surga.
Aku tau aku salah pada Kinar, tapi Kinar tidak akan mau menerima alasan apapun ketika mengetahui hal ini. Kinar pasti akan marah besar padaku. Aku cinta Kinar, aku tak mau kehilangan Kinar. Tapi kalau aku harus meninggalkan semua ini, aku tak mampu.
Orangtuaku pun tidak tau soal ini, mereka sayang Kinar. Mereka pasti akan murka padaku ketika tau anak lelaki yang dibanggakannya melakukan hal ini. Aku belum sanggup menerima amukan kedua orangtuaku. Maafkan Saga Mam dan Pap, mungkin saat ini Saga sudah mengecewakan kalian. Tapi Saga tidak bisa meninggalkan ini semua, Surga yang terlalu mengikat, terlalu nikmat untuk dilepaskan.
***
KINAR DAN SAGA
“Ga, aku boleh jujur sama kamu?” tanya Kinar lembut.
DEG!
Feelingku mendadak merasa tidak enak.
“Kenapa sayang?” ujarku berusaha menyembunyikan kepanikan diri.
“Entah kenapa ya Ga, aku ngerasa ada sesuatu deh sama kamu”
"Hah? Maksudnya?" tanyaku makin deg-degan.
"Aku juga ga tau Ga, tp aku ngerasa ada yg aneh sama kamu." Jawab Kinar lagi.
"Aneh gimana? Kayaknya semua biasa-biasa aja deh" kataku mulai cemas.
"Kamu makin sulit dihubungin. Makin sering pergi-pergi ga jelas gitu loh" kata Kinar
"Oh ya ampun sayang, aku lagi ada bisnis sama temenku. Aku ga bisa bilang sekarang tapi kalo bisnisnya sukses, aku pasti ajak kamu seneng-seneng deh" ujarku berbohong.
"Oh..syukurlah kalo gitu sayang. Apapun itu selama menurut kamu yang terbaik, aku dukung sayang" ujar Kinar sambil tersenyum tulus.
Ah Kinar...jangan lagi kau berikan senyuman itu. Senyum itu membuatku semakin tak mampu menyakitimu. Aku tak bisa memilih antara kamu dengannya. Maafkan aku Kinar...
***
SAGA
Aku kembali menghabiskan waktu dengannya. Dia kembali membuatku gembira. Membuatku melupakan masalah recording yang tertunda. Melupakan maslah orangtuaku yang terus mendesakku mengambil langkah serius dengan Kinar. Melupakan masalah skripsiku yang tak kunjung selesai. Semua masalahku dibawanya pergi.
Kini aku yakin, aku ingin terus bersamanya!
***
KINAR
Sikap Saga belakangan ini semakin membuatku penasaran. Saga tidak seperti yang kukenal dulu. Disadari olehnya atau tidak, Ia berubah menjadi lebih temperamental, lebih banyak gelisah dan lebih sering menghilang tiba-tiba. Ada apa dengan Saga-ku ya?
Banyak selentingan kabar buruk kudengar soal Saga dari teman-temanku maupun teman-teman bandnya. Tapi aku tetap berusaha mempercayai Saga. Bagaimanapun Saga adalah cinta pertama dan semoga akan jadi yang terakhir. Dan lima tahun bukan waktu yang sebentar untuk memiliki memori indah dengannya.
Saga adalah pria yang tulus. Dibalik sikap cuek dan belagunya, dia menyimpan sejuta perhatian yang siap diberikan kapanpun aku butuh. Aku masih bisa mengingat bagaimana Ia menyebutkan namaku ketika pertama kali Ia dan bandnya manggung di acara pentas seni kampus kami. Dan juga bagaimana Ia menyiapkan suprise dinner di anniversary jadian kami yang keempat. Semua tentang Saga selalu special.
***
SAGA
Sudah kuputuskan untu menghentikan semua ini. Kinar terlalu berharga untuk kusakiti. Kemarin aku melihat Kinar sedih dan kata Luna semua gara-gara aku.
Hari ini semua akan kuakhiri. Aku harus kembali pada Kinar. Ini terakhir kali aku bersama surgaku. Dan atas permintaan Donny, aku mau menghabiskan waktu lebih lama bersamanya toh ini terakhir kalinya. Maafkan aku Surga, demi Kinar kita harus berakhir.
Dan ini menjadi hal terakhir yang aku sesalkan...
***
KINAR dan SAGA
"Ga, selamat anniversary yang ketujuh Ga. I always love you. Apa kamu bisa merasakannya" ujar Kinar terisak.
Gadisku mulai meneteskan air matanya. Raut wajahnya memperlihatkan betapa sedih hatinya. Tapi yang lebih tersiksa adalah aku tidak dapat memeluknya! Aku tidak dapat mengusap air mata dan menghapus kesedihan Kinarku! Oh Tuhan...beri aku kesempatan satu kali lagi. Aku berjanji akan menjaganya dengan seluruh kemampuan bahkan dengan nyawaku!
"Ga, seandainya aja kamu kasih tau aku waktu itu. Mungkin semuanya ga akan seperti ini. Aku gak akan marah dan membencimu Ga. Cintaku terlalu besar untuk melakukan itu. Seandainya aku percaya kata teman-teman dan berusaha menyelidikinya, mungkin kamu masih bisa diselamatkan Saga" Kinar semakin terisak.
Ya Tuhan!! Jerit Saga.
Tuhan, aku tak mampu lagi melihat gadisku seperti ini. Maafkan aku Tuhan, aku tau aku salah. Surgaku yang menyebabkan semua ini. Tuhan aku mohon berikan aku kesempatan kedua.
Harusnya aku tak percaya Surga begitu saja, harusnya aku tidak pernah mengenal Surga!!! Sekarang aku hanya dapat terbaring tak berdaya, seluruh tubuhku tak lagi bisa berfungsi. Ini semua karna heroin itu!! Ya heroin itu, si surga!! Seandainya hari itu aku tidak mendengarkan kata Donny untuk menambah dosisnya, saat ini aku pasti bisa memeluk Kinar erat-erat. Kata dokter konsumsi heroin yang berlebih membuat pembuluh darahku otakku bermasalah. Dan kini
Ampuni aku Tuhan, sungguh aku butuh kesempatan kedua itu. Kalau Kau tak mau melakukannya untukku. Maka lakukanlah untuk malaikatku ini. Aku mohon...
Kinar tersentak merasakan sebuah gerakan pada jari Saga. Segera Kinar berteriak "Terima kasih Tuhan!!!"
Wednesday, March 16, 2011
Prince of Darkness
Julian Fernando Casablanca

Tuesday, March 15, 2011
Rindu
To : Jonas Sebastian
From : Silka Maharani
Nyonyas sayang, apa kabarmu hari ini?
Kiriman paketmu kemarin indah banget, kok kamu tau aku udah lama kepengen dress itu. Aku gak sabar memakainya ketika kamu pulang nanti. Cepat pulang ya sayang.
Kemarin aku sama mama kamu liat-liat wedding dress. Bagus-bagus deh sayang, coba kamu ada disini kita kan bisa fitting bareng biar kayak scene film-film korea hihihi
Gimana maag kamu sayang, udah minum obat kiriman mama kemarin kan? Kata mama itu obat sinshei paling ampuh. Cepat sembuh ya sayang dan cepat pulang
Miss you
*hugs*
Ciki
London, 3 February 2011
Ciki sayang, aku merindukanmu ribuan kali lebih dari yang kamu bayangkan. Sepi sekali disini, sayang sekali akses internet tidak bisa kudapatkan. Rasanya aku pengen lari dan memelukmu erat-erat supaya kita jangan terpisah lagi.
Gimana keadaan kamu ya sayang di Jakarta ? katanya disana lagi hujan, kamu baik-baik ya sayang. Kamu harus bisa jaga diri kamu sendiri.
Sejak pindah ke tempat yang lebih sempit ini aku semakin dan semakin merindukanmu Ciki, suaramu, tawamu semua keindahanmu. Bahkan aku rindu kamu memarahiku ketika aku terlalu larut bekerja. Sabar ya sayang, kita pasti akan bertemu.
Di tempat baru ini lebih sepi sayang, hanya beberapa kali aku mendengar suara tangisan. Entahlah darimana suara itu berasal, sepertinya tetanggaku aktris sinetron kali ya, kok hobinya nangis melulu.
Ciki, aku kangen !
Jakarta, 7 February 2011
To : Jonas Sebastian
From : Silka Maharani
Nyonyas!
Kenapa email aku gak dibales sih?! Grrrrr…
Marah ah sama kamu, kamu pasti terlalu sibuk kerja lagi deh. Mulai menyebalkan!
Kalo aku udah jadi nyonya Sebastian, aku larang kamu kerja lebih dari 8 jam hihihi *galaknya aku udah ngalahin bos kamu belum*
Aku tadi ke pasar Mester sayang, ngubek-ngubek nyari souvenir nikahan kita. Akhirnya nemu beberapa pilihan. Aku kirimin fotonya di facebook ya sayang. Kamu bantu pilih ya, aku sih suka sama paket sumpit yang di foto ketiga, tapi gak tau pendapat kamu ya sayang.
Whatever the reason, I believe that you’ll be ok there. I love you Nyas, and I miss you.
Nb : kalo gak bales email yang ini, kamu harus sit-up 100 kali ya sayaaaanngg
Miss you
*a lot of hugs*
Ciki
London, 10 February 2011
Ciki Ciki Ciki, masa tadi aku denger suara kamu. Aneh ! super aneh ! rasanya kayak kamu ada didepan pintu kamarku trus panggil-panggil aku gitu. Saking kangennya kali ya ?! Maaf ya Ciki sayang koneksi internetnya belum sampai kesini. Banyak sabar ya sayang.
Tadi malam aku mimpi dateng kerumahmu. Kamu peluk aku kenceeeenngg banget, tapi muka kamu sedih. Oh Ciki aku tau banget nih pasti sekarang kamu kangennya berlipat ganda ya sama aku.
Gimana persiapan pernikahan kita sayang ? I wish I could be there, choosing the invitations, fitting up the clothes, and catch-up your every smile.
Hari ini tangisan tetanggaku semakin menjadi dan jumlahnya makin banyak, aku heran deh Ciki, tetanggaku tuh kenapa sih?! Ko kayaknya dia bikin perkumpulan orang-orang yang hobi nangis ya. Aku bingung Ciki.
Ciki, aku juga bingung deh ini. Aku susah keluar dari sini, bos aku minta aku tetap disini sampai urusanku selesai. Nantinya kalo udah selesai, aku boleh pulang. Tapi aku gak tau sampe kapan urusan ini selesai. Aku udah sangat merindukanmu Ciki. Oia Ciki, aku ganti bos loh! Bukan si galak itu lagi. Bos ku kali ini baik banget dan tampangnya pun damai gitu *apa sih* hihi tapi beneran Ciki, aku tuh kalo ketemu bos aku rasanya mo lama-lama sama dia, abis tampangnya bikin tenang. Tapi jangan khawatir Ciki, cintaku masih milikmu ko, gak berbagi sama si bos, wong si bos cowok hahaha
Ciki sayang, jaga kesehatan ya, kita pasti akan kumpul lagi. Yakin ya sayang.
Jakarta, 14 February 2011
To : Jonas Sebastian
From : Silka Maharani
Hey pacar yang menyebalkan!
Mana dimana dirimu? Kenapa emailku yang kesekian-puluh-ribu-kalinya tidak dibalas juga? Rindu rindu rindu rindu kamu Jonas Sebastiaaaann.
Saking rindunya semalam aku mimpiin kamu lagi, entah udah berapa kali aku mimpiin kamu sayang. Ini efek rindu!
Aku telfon gak diangkat, sms gak dibales, ym kamu offline, emailku tak pernah dibalas. Aku rindu kamu pacar!
Miss you
*thousand hugs*
Ciki
London, 16 February 2011
Aaaaa Ciki, gak kebayang deh udah berapa banyak kamu kirim emai ke aku, past isinya banyak marah-marahnya deh hehe. Maaf sayang, aku belum bisa buka email. HP pun lowbat dan gak ada orang yang inisiatif nge-charge itu. Maaf sekali lagi ya sayang.
Aneh deh sayang, tadi malam aku malah denger suara mama panggil-panggil aku kayak waktu itu aku denger kamu panggil aku.
Trus aku mimpi datengin mama, mama keliatan sedih banget mukanya. Ada apa sama mama ya sayang? Mama baik-baik aja kan disana? Tolong jaga mamaku ya Ciki.
Disini makin sepi dan makin dingin Ciki. Coba ada kamu disini, pasti ada yang bikinin aku coklat panas. Coklat panas kamu enaknya paling pol sedunia Ciki.
Ciki, kata si bos sebentar lagi aku bisa pulang. Aku bisa pergi dari sini. Aaaaa gak sabar Ciki, gak sabar liat kamu ketemu kamu. Unyu-unyuan sama kamu ! miss you soon-to-be-Ms.Sebastian
Jakarta, 20 February 2011
To : Jonas Sebastian
From : Silka Maharani
Sayang aku putus asa!
Kamu dimana?
Aku gak mau mikir negative tapi kalo hampir sebulan gini kamu gak ada kabar, aku juga susah buat nahan gak mikir yang aneh-aneh.
Berkali-kali aku mimpiin kamu, saking kangennya.
Please sayang sesibuk apapun, kasih kabar. At least kamu buzz! Sekaliii aja di ym aku.
Rindu rindu rindu. Rindu total sama kamu sayang
*gazillion hugs*
The-soon-to-be-Ms. Sebastian
London, 20 February 2011
Silka Maharani calon istriku tersayang, bos aku datang sayang. Dia datang gak hanya untuk mengijinkan aku pergi dari sini tapi dia juga menjelaskan semua keadaan kenapa aku gak bisa hubungin kamu.
Sabar sayang, kita pasti akan bertemu lagi!
***
Tilulit! Sebuah sms masuk ke telepon genggam milik Silka. Segera Silka membuka pesan tersebut.
“Nonton Breaking News sekarang! – Ghea”
Oh rupanya si Ghea. Ada apa sih di Breaking News?! Ko tumben-tumbenan ratu fashion menyuruhnya nonton Breaking News. Apa Ghea ada di Breaking News?
Ah kita buktikan saja!
Tak berapa lama Silka menyalakan televisi, seorang reporter memberitakan :
“KBRI UK menyatakan bahwa jasad lelaki yang ditemukan kemarin sore di sebuah apartment adalah Jonas Sebastian seorang konsultan bisnis asal Indonesia. Sementara diduga motif pembunuhan karena latar belakang ekonomi”
London, 21 February 2011
Ciki sayang, jangan tangisi kepergianku. Hatiku terluka melihatmu tak juga berhenti menangis. Percayalah sayang sampai kapanpun aku akan selalu menjagamu. Ingatkah kamu sewaktu kecil dulu kamu pernah bermimpi mempunyai malaikat? Akulah yang akan menjadi malaikatmu Ciki. Aku akan menjagamu selalu…
Monday, March 7, 2011
Ketika 'Mendengarkan' Menjadi Hal yang Sulit
King's Speech. Filmnya inspiratif banget! Bukan hanya untuk kaum 'stammer' tapi juga orang normal. Sebenarnya inti dari film itu mengajarkan cara mendengarkan orang lain. Kalo saya bilang sih cocok sama keadaan jaman sekarang, dimana semua orang asik dengan pendapatnya masing-masing tanpa mau mendengarkan pendapat orang lain. Padahal untuk mendengarkan orang lain butuh teknik khusus loh. Contohnya ketika kita mendengarkan keluh kesah sahabat dengan mendengarkan filosofi hidup yang nantinya berguna buat hidup kita kan pasti tekniknya beda.
Mereka yang kurang mau mendengarkan orang lain kalo saya bilang sih bukan salah di sistem pendengarannya tapi kepekaan hatinya. Padahal jaman SD udah diajarin kalo mau dihargai ya harus menghargai, begitu juga dengan mendengarkan. Kalau mau didengarkan ya harus mendengarkan. Kadang untuk mendengarkan gak perlu buang tenaga buat mikir solusi dari masalah yang didengarkan. Karena kadang ada masalah-masalah yang gak butuh solusi, hanya butuh pendengar buat meringankan sedikit beban.
Terkadang untuk menyusun sebuah kalimat keluar dari mulut butuh usaha ekstra, saya termasuk diantaranya. Jadi ketika kalimat sudah terlontar tapi tidak ada yang mendengarkan, rasanya gak enak banget. Mood pengen cerita yang tadinya 100% bisa turun mendadak jadi 40%.
Bangsa ini gak butuh ahli-ahli hebat, hanya butuh cara mendengarkan satu sama lain yang baik dan benar. Coba deh gimana kita mau tau isi hati orang kalo orang itu baru ngomong seperempat kata kita udah nyamber pake seribu kata. Dan gimana kita bisa tau orang itu kompeten apa enggak kalo sebelum dia ngomong aja kita udah asik sama persepsi kita sendiri. Biarpun Einstein yang bicara, ketika pintu hati dan pikiran udah tertutup juga gak ada gunanya.
Dalam hal mendengarkan kita gak perlu nyiapin panjang lebar kata-kata indah untuk menghibur atau menyelesaikan masalah orang kok. Karena terkadang kita hanya butuh di dengarkan tanpa membutuhkan saran lebih lanjut. Contohnya Supir angkutan umum, tukang kaki lima atau tukang bakso pinggir jalan kadang mereka curhat bukan untuk mengeluh tapi hanya butuh seseorang untuk mendengarkan betapa rumit masalah hidupnya. Mungkin mereka gak punya waktu untuk sekedar bercerita dengan sahabat atau keluarga. Mungkin seluruh waktunya habis untuk memenuhi kebutuhan hidup, mencari penghasilan untuk keluarganya. Dan mereka juga gak lantas butuh saran panjang lebar dari kita kan?! Simak dengan baik dan beri sedikit senyuman. Itu akan mengurangi sedikit beban hidup mereka.
Coba deh kita ngomong sama tembok atau kaca dan rasakan gimana perasaan yang timbul. Ya kurang lebih gitulah rasanya 'tidak didengarkan'. Justru jauh lebih baik ngomong sama benda yang memang jelas tidak bisa memberi tanggapan daripada ngomong sama benda hidup tapi asik sama diri sendiri dan gak mendengarkan kita.
Percaya deh ketika kita lebih mendengarkan orang-orang disekitar kita, akan jauh lebih mudah bersyukur daripada mengeluh keadaan hidup. Karena dari setiap pengalaman orang-orang yang kita dengarkan, akan membuat masalah yang kita hadapi semakin kecil kecil dan kecil. Pada akhirnya tinggal rasa syukur yang tersisa. Rasa syukur karena ternyata masalah kita tidak sebesar masalah yang lain. Misalnya aja ketika kita merasa pendapatan terlalu kecil, kita kan uring-uringan kenapa gak bisa beli ini-itu. Tapi coba dengarkan entah teman atau kolega lain, dimana mungkin mereka akan bercerita bagaimana susahnya mereka membeli satu liter beras, atau untuk berobat ke dokter saja tak sanggup. Masih berani compare masalah kita yang cuma gak bisa beli bb baru sama masalah orang yang gak bisa makan?
Yuk stop ngomong ribuan kata dan mulailah dengarkan hal-hal kecil disekitar kita :)
