Ketika merah adalah pemberani dan tangguh
Maka kuning penuh keceriaan dan kesabaran
Keduanya memutuskan untuk menulis dalam lembaran yang sama
Indah...
Cocok...
Menimbulkan keriaan...
Tapi tidak selamanya keriaan adalah bahagia
Ketika Merah dan Kuning bersatu yang dihasilkan adalah ungu
Suram...
Kelabu...
Duka...
Dan ketika Merah dan Kuning lelah melihat warna ungu
Mereka berpisah
Memutuskan menulis pada lembaran putih yang masih baru
Berharap harmoni baru akan lebih menarik
Disinilah kisah dimulai
Merah dan Kuning tidak lagi menulis dalam satu buku
Mereka menulis dalam bukunya masing-masing
Suatu saat Kuning akan bertemu dengan hijau, hitam atau biru
Begitupun dengan Merah
Dan ketika saatnya tiba
Mereka akan bertukar buku
Melihat masing-masing bagaimana berwarna buku hidupnya tanpa warna ungu

0 komentar:
Post a Comment